Contoh Skenario Film Pendek Durasi 3 Menit

Kali ini saya akan membagikan Contoh Skenario Film Pendek Durasi 3 Menit buatan saya sendiri.

Untuk penulisan skenario standar, saya menggunakan font COURIER dan ukuran font 12. Dan saya ketik memakan 3 halaman A4. Jika diasumsikan 1 halaman itu berdurasi 1 menitan, maka 3 halaman itu sekitar 3 menitan durasinya.

Oiya, contoh skenario ini sebenarnya lanjutan dari Contoh Penulisan Naskah Film Pendek . Jika kamu ingin membaca artikel tersebut, klik saja link nya.

Contoh Skenario Film Pendek Durasi 3 Menit

Baiklah, tak perlu panjang lebar, mari baca Contoh Skenario Film Pendek Durasi 3 Menit di bawah ini.

Contoh Skenario Film Pendek Durasi 3 Menit


KAMPUNG HOROK


oleh Jeffri Ardiyanto


1. EXT/INT. WARUNG KOPI (HIK) – SIANG
Cast : Junaedi, Adul, Julehah, Pak RT, Feby, Boy

Junaedi kembali melahap pisang goreng lalu menyeruput es kopinya.

JUNAEDI
“Gimanapun juga, saya bakal di pihak warga. Saya akan mewakili suara warga buat melawan keputusan Pak Lurah yang secara sepihak akan membangun jalan tol tanpa mengajak kita berdiskusi”

Adul mendengar ketegasan Junaedi sepakat mengangguk setuju.

ADUL
“Saya juga setuju Pak, saya akan mendukungnya”

Junaedi heran mendengar omongan Adul.

JUNAEDI
“Kamu ini ngomong po? Kamu itu setuju apa dan mendukung apa??”

ADUL
“Ya anu pak pembangunan, (menutup mulut) eh, mendukung penentangan pembangunan jalan tol pak”

JUNAEDI
(senyum)
“Nah gitu dong jelas ngomongnya, good good”

Junaedi menepuk-nepuk pundak Adul. Lalu Adul tertawa sambil mengunyah tempe goreng.

ADUL
“Guk ... Guk ...”

Junaedi melototi Adul.

JUNAEDI
“Kamu bilang apa tadi?!”

Adul diam lalu dia mengambil smartphone dari celananya. Junaedi melihat itu sambil terpana.

JUNAEDI
“Wey, hape baru nih. Haha kamu ngapain beli hape mahal-mahal?”

Adul hanya tersenyum lalu mencoba berselfi. Dia melakukan pose duck face. Junaedi dan Julehah melongo melihat itu.

Tiba-tiba dari belakang mereka muncul Pak RT bersama Feby dan Boy.

PAK RT
“Wah pak Jun, Gak nyangka ketemu disini haha”

Junaedi menoleh ke belakang.

JUNAEDI
“Emangnya ada apa?”

PAK RT
“Tadi rencanya saya mau ke rumah Pak Jun. Ini mau nganterin anak kuliahan. Katanya mau ngeliput tentang petani di kampung kita”

JUNAEDI
“Oya, siapa?”

Feby dan Boy menghampiri dan menyalami Junaedi, Adul, dan Julehah.

FEBY
“Perkenalkan saya Feby”

BOY
“Saya Boy”

Adul mulai mencuri-curi pandang kepada Feby. Ada rasa jatuh cinta Adul kepada Feby. Julehah sadar akan hal itu, Julehah hanya tersenyum sambil memandangi Adul sesekali memandangi Feby.

FEBY
“Saya rencananya mau merekam aktifitas petani Pak. Dari awal sampai akhir yang berhubungan sama bertani”


JUNAEDI
“Oh gitu...”

Junaedi berpikir sambil menganggukkan kepalanya.

JUNAEDI
“Yasudah ke rumah saya saja. Nanti dibicarakan disana lebih detilnya”

FEBY & BOY
“Baik pak”

Junaedi mengeluarkan uang dan memberikannya kepada Julehah.

JUNAEDI
“Sisanya ambil aja”

Julehah menghitung uang yang diberikan Junaedi, lalu dia mengernyitkan dahinya.

JULEHAH
“Hooorok, sisa darimana pak, ini aja kurang seribu”

JUNAEDI
(tertawa)
“Hahaha, besok saya lunasin”

Junaedi memandang kedua anak kuliah itu lalu bergegas berjalan pergi.

JUNAEDI
“Ayo ikut saya”

Mereka bertiga berjalan meninggalkan tempat. Hanya Adul, Pak RT yang tidak ikut.

PAK RT
“Yasudah, saya juga mau pergi. Ada urusan pribadi”

Pak RT meninggalkan tempat lalu Adul kembali meminum es tehnya. Julehah tersenyum melihat Adul.

JULEHAH
“Hey Dul, kesempatan itu tidak datang dua kali loh”

ADUL
(heran)
“Maksud mpok?”

Adul melanjutkan minum segelas es teh nya.
JULEHAH
“Kamu suka cewek tadi kan?”

Adul menyemburkan air dari mulutnya ke arah samping.

ADUL
“Ngomong apa sih mpok?”

JULEHAH
“Jujur aja sih, gak usah malu. Udah sana, kamu ikut gabung ke rumah Pak Jun”

Adul berpikir sejenak lalu tersenyum menganggukkan kepala.

ADUL
(senyum)
“Oh gitu ya mpok, baiklah”

Adul akan bergegas pergi meninggalkan warung tetapi tangannya dipegang Julehah.

JULEHAH
“loh loh, bayar dulu”

ADUL
(tersipu malu)
“Oh iya mpok, aku lupa, ehehe”

Adul mengeluarkan uangnya lalu memberikannya kepada Julehah. Kemudian Adul berlari pergi menjauh.

JULEHAH
“Horok, baru disemangatin gitu aja langsung lupa bayar”

Julehah geleng-geleng kepala sambil membereskan sisa gelas minum.

CUT TO


Demikian artikel Contoh Skenario Film Pendek Durasi 3 Menit , semoga bermanfaat untuk kamu.

Oiya, jika kamu masih bingung, silahkan berkomentar di kolom komentar, saya siap menjawab dan membantu.

Boleh kamu copas Contoh Skenario Film Pendek Durasi 3 Menit , asalkan kamu sertakan sumber link ini.


Dan boleh kamu pergunakan skenario film ini untuk dibuatkan film, asalkan sertakan nama saya sebagai penulis skenario film nya. Terima Kasih.

0 Response to "Contoh Skenario Film Pendek Durasi 3 Menit"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel