Contoh naskah Skenario Film drama Meraih Mimpi

Baiklah, kali ini saya akan membagikan Contoh naskah Skenario Film drama Meraih Mimpi, buatan saya sendiri.

Untuk penulisan skenario standar, saya menggunakan font COURIER New dan ukuran font 12. Dan saya ketik memakan 4 halaman A4. Jika diasumsikan 1 halaman itu berdurasi 1 menitan, maka 4 halaman itu sekitar 4 menitan durasinya.

Baiklah tanpa panjang lebar, saya bagikan Contoh naskah Skenario Film drama Meraih Mimpi.

Contoh naskah Skenario Film drama Meraih Mimpi

Baiklah, kali ini saya akan membagikan Contoh naskah Skenario Film drama Meraih Mimpi, buatan saya sendiri.

SKENARIO FILM
“JANJI SUCI DI KAMPUS ISI”
Oleh Jeffri Ardiyanto


1. INT.KELAS KAMPUS – SIANG
Cast : Andi, Bu Vina, Etxras mahasiswa

Di dalam kelas, seorang bu dosen duduk di kursi belakang menyimak salah seorang mahasiswanya yang sedang mempresentasikan Ide cerita. Bu dosen itu sesekali mengusap dagunya dengan tangan kanan dan tangan kirinya menyanggah siku lengan tangan kanan. Dahinya mengkerut dengan tatapan tajam penuh karena memperhatikan mahasiswanya yang berdiri di depan kelas.
 
Beberapa mahasiswa dan mahasiswi di kelas lebih asik mengobrol sendiri. Ada juga diantara mereka bermain handphone, mendengarkan musik lewat handset. Tidak sedikit juga ada yang tertidur sambil sesekali matanya membuka dan menutup secara perlahan.

Andi adalah mahasiswa yang sedang mempresentasikan idenya di depan kelas. Dia sangat kalem tapi sedikit demam panggung. Sesekali dia menggaruk hidungnya tanda tak percaya diri.

DOSEN VINA
“Jadi, apa motivasimu membuat ide semacam itu, dek Andi?”

Secara cepat, Andi membuka halaman kedua slide power point di laptopnya yang sudah terkonek dengan proyektor kelas. Dan tembok di belakangnya sebagai tampilan layar hasil tembakan proyektor.

Andi menunjuk tulisan bagian premis.

ANDI
 “Itu Bu, premis saya itu tentang keegoisan akan membuat persahabatan bahkan cinta menjadi hancur. Jadi inti motivasi saya di ide cerita ini, saya ingin memberi gambaran kaya gini loh yang akan terjadi seandainya kita terlalu egois. Yang awalnya kawan bisa jadi lawan. Yang awalnya menjalin hubungan bisa menjadi musuh.”

DOSEN VINA
“Tapi, kenapa endingmu berakhir bahagia? Kalo menuruti premismu, seharusnya sad ending, bukankah begitu dek Andi?”

Andi berpikir sejenak lalu tersenyum malu.


ANDI
 “Oh iya bu. Tapi bukankah kalo film sekelas ftv yang tayang di tivi selalu happy ending?”

DOSEN VINA
(tersenyum)
“Kalo kamu maunya happy ending, kamu harus ganti premisnya”

Andi berpikir keras memahami apa yang dikatakan dosennya.

ANDI
“Tapi bu, saya ingin tokoh utamanya mencapai tujuan goalsnya walaupun banyak halangan rintangan yang menghadangnya”

Dosen Vina merubah posisi duduknya dengan menyilangkan kaki kanan di atas kaki kiri. Kedua telapak tangannya dikatupkan bersama.

DOSEN VINA
“Menurut premismu, egois itu bikin hancur tragis kan? Gimana caranya si tokoh utama bisa mencapai goalsnya kalo dalam premismu berakhir tragis?”

Andi memandangi atap kelas menerawang memikirkan segala kemungkinan. Lalu kembali menatap dosennya.

ANDI
“Mmh, mungkinkah seandainya saya membuat karakter tokoh utamanya berhasil mencapai goalsnya, tetapi dia masih tidak merasa mencapai goals itu?”

Dosen Vina semakin mengernyitkan dahinya.

DOSEN VINA
“Maksudnya?”

ANDI
“Jadi si tokoh utama itu tetap berhasil mencapai apa tujuannya, tapi dia merasa ada yang hilang. Yang seharusnya dia bahagia tapi dia merasa hampa. Karena tetap merasa kehilangan sesuatu”

DOSEN VINA
“Mmh cukup menarik. Apa kamu sanggup membuat cerita yang kamu ungkapkan barusan dek Andi?”

ANDI
(tegas)
“Sanggup, Bu”

Dosen Vina lalu menulis sesuatu di lembaran kertas yang dibawanya.
DOSEN VINA
(tersenyum)
“Baiklah, saya menantangmu untuk membuat cerita itu. Yang sebenarnya itu atas dasar kemauanmu sendiri. Jika kamu berhasil, dek Andi. Akan saya kasih nilai A, atau bisa juga A+”

ANDI
(girang bahagaia)
“Baik Bu”

DOSEN VINA
“Oya, saya ingin menambahi beberapa cacatan untukmu. Sebisa mungkin buatlah ceritamu itu serealitas mungkin tapi konfliknya benar-benar bisa membuat penonton merasa ikut terlibat. Kamu tau caranya dek Andi?”

ANDI
“Apa itu bu?”

DOSEN VINA
“Kamu harus riset di lapangan. Kumpulkan data sebanyak mungkin secara nyata dari lapangan. Buat karakter tokoh-tokoh yang ada di ceritamu berdasarkan karakter nyata dari orang-orang yang kamu temui di kehidupan nyata. Sering-seringlah berkeliling bepergian kemana aja. Pelajari tingkah laku perilaku orang-orang yang kamu temui. Simpan hape atau gadgetmu dan bacalah karakter orang-orang yang kamu temui lalu ambil sesuai kebutuhan kemudian aplikasikan di karakter tokoh di ceritamu. Oke, good luck buat kamu dek Andi”

ANDI
“Baik Bu, saya akan mencoba apa yang ibu tadi katakan”

Andi lalu mematikan laptopnya, mencabut kabel hdmi proyektor.

ANDI (Cont’D)
“Demikian presentasi dari saya, kurang lebihnya mohon maaf, Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh”

Andi kembali ke tempat duduknya lalu Dosen Vina berdiri di depan kelas.

DOSEN VINA
“Baiklah, cukup sampai disini mata kuliah penulisan naskah hari ini. Jangan lupa deadline tugas uas 1 minggu lagi. Pergunakan waktu kalian”

Semua mahasiswa/I menjawab, “Baik Bu”.

Dosen Vina kemudian bergegas keluar kelas dan beberapa mahasiswa segera mengambil KRS di atas meja dosen kelas.

Andi masih sibuk memasukkan laptop ke dalam tasnya. Lalu seorang teman disampingnya menepuk pundaknya.

TEMAN
“Bro, kamu mau ikut jadi volunteer nya TKMT gak?”

ANDI
(heran)
“TKMT tuh apa?”

TEMAN
“Temu Karya Mahasiswa Tv/film”

ANDI
“Wah gayeng tuh, kapan?”

TEMAN
“Sore ini mau dibuka pendaftaran volunteernya di gedung 4”

ANDI
“Kamu mau daftar gak?”

TEMAN
“Ya no, ayo sekarang kesana”

Andi dan temannya sepakat untuk mendaftar menjadi volunteer (anggota panitia) TKMT.

CUT TO



Demikian artikel Contoh naskah Skenario Film drama Meraih Mimpi , semoga bermanfaat untuk kamu.

Oiya, jika kamu masih bingung, silahkan berkomentar di kolom komentar, saya siap menjawab dan membantu.

Boleh kamu copas Contoh naskah Skenario Film drama Meraih Mimpi , asalkan kamu sertakan sumber link ini.

Dan boleh kamu pergunakan skenario film ini untuk dibuatkan film, asalkan sertakan nama saya sebagai penulis skenario film nya. Terima Kasih.

2 Responses to "Contoh naskah Skenario Film drama Meraih Mimpi"

  1. Mas mau tanya. Apa sih yang membedakan naskan untuk film dengan naskah drama panggung? Oiya.. apakah naskah film itu sama saja dengan screen play? Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perbedaannya, dari segi setting lokasi untuk film lebih banyak dan luas. Kalo drama panggung kan setting nya satu lokasi untuk semua adegan.. biasanya dibagi 3 babak adegan. Intinya setting lokasi satu, waktu kejadian satu, dan lainnya.

      Nah, kalo screen play itu kan artinya adegan kayar. Nah sama aja dengan skenario film.

      Kaya gitu sih, kalo salah koreksi aja ya.

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel