7 Aturan Menulis Naskah Skenario Film Pendek

membuat script cerita - Skenario film pendek itu bisa menjadi pusaka bagi filmnya. Kenapa ? Karena penulis skenario film pendek dalam prosesnya, butuh keterampilan yang sama persis seperti penulis naskah film layar lebar biasanya, meskipun ini skala-nya lebih kecil. Dengan teknologi yang baru-baru ini berkembang, film kini mulai banyak diminati masyarakat, hingga mereka ramai-ramai memposting karyanya di internet.

naskah skenario film

Sebelum membuatnya biasanya buat dulu satu ide, lalu kemudian dituangkan ke teks script atau naskah. Kemudian barulah ke tahap proses produksi. Namun, tetap masih ada juga tahapan lain yang mesti diperhatikan. Ok, dalam membuat skenario film pendek, ada 7 aturan yang saya simak dari raindance.org, yang ditulis oleh Joalland Stephanie. Saya juga tidak begitu tahu tolak ukur aturan ini dari mana, tapi saya share aja, siapa tahu bermanfaat. Langsung saja, bagaimana cara membuat skenario film pendek ? berikut ulasan 7 aturan dalam penulisan script-nya:

1.Semakin pendek semakin baik

Biasanya film itu berdurasi 15 detik sampai 45 menit. Buatlah film sependek mungkin, terlebih nanti saat produksi bisa memakan ongkos yang lebih murah, eit tapi jangan terlihat murahan. Terkait hal itu, alternatifnya adalah teknologi digital dan software-software komputer. Ini bisa menunjang kualitas film anda.

Lalu ada lagi rahasianya kenapa harus sangat pendek, yaitu Festival Film Pendek Internasional. Kalau mau ikutan festival, pastikan film jangan sampai berdurasi lebih dari 10 menit ! Karena mereka suka melirik film yang sependek mungkin namun berkualitas. Jika film kurang dari 10 menit, biasanya skenario film nya ditulis maksimum 7-8 halaman.

2. Tulislah cerita yang mudah

Hal yang hebat tentang filpen adalah ceritanya itu bisa apa saja. Namun, jangan membuang daya praktis atau kemudahan dalam produksi anda. Misalnya naskah film dengan cerita adegan aksi kejar-kejaran, kecelakaan mobil, kebakaran dan lain-lain. Banyak penulis tampaknya tidak menyadari betapa lamanya waktu dan banyaknya biaya dikeluarkan dalam produksi. Contoh terbaik adalah short movie asia ‘Just A Love Story’ berlangsung hampir seluruh adegannya berada di dalam lift. Maka tulislah lokasi semenarik mungkin namun praktis, pikirkanlah akses dan kontrol.

3. Buatlah se-visual mungkin.

“Film adalah media visual disertai audio”, meski pun dulu sempat ada film bisu. Sebuah Film itu menceritakan kisah-kisah dalam gambar. Buatlah gaya artistik visual untuk karakter di filpen anda. Ini berfungsi untuk mengeksternalisasi atau penekanan visual pada temperamen karakter, profesinya, statusnya dan lain-lain.

Contohnya dalam filpen ‘Lunch Date’, ada wanita bergaya mewah yang mempoles garpu makannya sebelum ia gunakan untuk makan siang. Apa persepsi anda tentang wanita ini ? Coba anda bayangkan, bagaimana tidak filpen tanpa dialog ini, memenangkan Academy Award untuk film pendek terbaik live action.

4. Carilah momen tunggal untuk film anda

Film-film pendek terbaik sering menampilkan momen tunggal. Maksudnya ? Maksudnya adalah adanya konflik yang harus diselesaikan, di mana ada dilema yang dipertaruhkan dan pilihan yang harus dipilih si protagonis. Upayakan untuk menambah batas waktunya, atau detakan jam. Sebenarnya ini tidak terlalu dibutuhkan tetapi bisa menambahkan ketegangan di skenario film anda. Filpen ‘On Time’ adalah contoh yang baik dari kondisi ini. Ini bercerita tentang seorang pemuda patah hati yang bisa mengintip ke masa depan dan dia harus melakukan sesuatu karena hal itu.

5. Ceritakan kisah yang menarik

Anda harus selalu mencoba untuk menceritakan kisah-kisah menarik. Filpen itu merupakan suatu kesempatan besar dalam mendorong batas-batas cerita yang bisa menarik bagi penonton. Contohnya adalah ‘Sarah Jane’. Film ini menunjukkan sekelompok remaja di kota hantu zombie, namun pada intinya itu adalah kisah cinta tentang seorang anak muda yang tidak bisa mendekati wanita ia cintai.

6. Libatkanlah pembaca

Jika anda menulis dan membuat kesan tertentu dalam satu halaman dirasa penting, sepertinya yang lebih penting adalah menghubungkan pembaca dalam 10 halaman pertama dalam naskah film pendek. Namun, ending juga penting, karena mampu memberi makna dan rasa puas di akhir.


7. Waspadalah terhadap klise

Ada banyak klise dalam filpen. Kenapa semua orang menulis tentang pembunuh bayaran yang disewa, perampokan, orang melihat dirinya meninggal dan lain-lain. Hindarilah stereotipe. Itulah yang dilakukan ‘Descendent’. Dalam filpen ini beberapa pria sebenarnya bingung karena harus membunuh seorang anak kecil yang lucu dan salah satu dari mereka mendapati kaki anak itu dingin sekali. Sampai ia sadar bahwa anak itu adalah makhluk gaib.

Jadi, tulislah apa yang sudah akrab dengan anda, daripada menulis sesuatu dari film-film lain. Jangan menghindari cerita-cerita kecil, filpen adalah karya yang sempurna untuk mereka yang mau menceritakan kisah-kisah kecil sebagai penulis profesional.



Sumber referensi :
Joalland, Stephanie. 2013. 7 Rules for Writing Short Films. Raidance Toronto, Canada.

0 Response to "7 Aturan Menulis Naskah Skenario Film Pendek"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel