[Cerpen] Lebah & Kupu-kupu (Dongeng Anak)

Suatu hari seekor lebah bernama Korry sedang menghisap sari bunga di taman bermain anak-anak. Ketika sari bunga yang dihisapnya habis, maka dia pun terbang ke bunga yang lainnya.
Suatu hari seekor lebah bernama Korry sedang menghisap sari bunga di taman bermain anak-anak. Ketika sari bunga yang dihisapnya habis, maka dia pun terbang ke bunga yang lainnya.     Saat itu dia melihat sekelompok kupu-kupu yang sedang hinggap di sebuah bunga mawar. Mereka tampak asik menghisap sari bunga. Yang akhirnya membuat Si Korry berniat untuk bergabung dengan mereka.   Namun tak disangka, kehadiran si Lebah Korry diusir oleh sekelompok kupu-kupu tersebut. Salah satu dari mereka berkata, “Jangan dekati kami, kamu adalah seekor binatang berbahaya, kami tak ingin tersengat olehmu!.     Mendengar perkataan itu, Korry sedih lalu terbang menjauh. Dia mengira akan diterima kehadiran nya. Karena dia berpikir sekelompok kupu-kupu yang sangat indah cantik itu, pun memiliki sifat dan sikap sama baiknya dengan penampilan nya. Tapi ternyata tidak sesuai dengan perkiraan nya.   Tiba-tiba teriakan dari dua anak manusia yang berada di taman memekikan telinganya. “Hey, teman-teman, aku bisa nangkep kupu-kupu nih ke dalem toples kaca.”   Segerombolan anak-anak manusia senang gempira, namun tidak dengan seekor kupu-kupu yang tertangkap dan sekelompok kupu-kupu lainnya yang hanya bisa pasrah melihat kejadian itu.   Korry yang melihat kejadian, tidak ambil diam. Dia lalu menyerang dengan menyengatkan tangan anak manusia yang membawa toples kaca berisi seekor kupu-kupu. Sontak, anak manusia itu kesakitan hingga terlepaslah toples dari genggaman nya.   Seketika toples itu pecah, lalu berhasil kaburlah seekor kupu-kupu itu lalu berkumpul dengan kelompok nya.   Korry senang melihat kejadian itu. Ia lalu bergegas terbang menjauh. Namun tak disangka, sekelompok kupu-kupu tadi, menghampirinya. Kupu-kupu mengucapkan rasa terima kasih nya, mereka meminta maaf atas perlakuan tidak baik padanya. Dan sekelompok kupu-kupu itu mengajak Korry menjadi sahabat mereka.   Pesan moralnya : jangan pernah menjauh seseorang karena buruk rupa dan berbahaya hanya sekilas dari penampilan nya saja. Bisa jadi orang itu memiliki Budi pekerti yang baik.

Saat itu dia melihat sekelompok kupu-kupu yang sedang hinggap di sebuah bunga mawar. Mereka tampak asik menghisap sari bunga. Yang akhirnya membuat Si Korry berniat untuk bergabung dengan mereka.

Namun tak disangka, kehadiran si Lebah Korry diusir oleh sekelompok kupu-kupu tersebut. Salah satu dari mereka berkata, “Jangan dekati kami, kamu adalah seekor binatang berbahaya, kami tak ingin tersengat olehmu!.
Suatu hari seekor lebah bernama Korry sedang menghisap sari bunga di taman bermain anak-anak. Ketika sari bunga yang dihisapnya habis, maka dia pun terbang ke bunga yang lainnya.     Saat itu dia melihat sekelompok kupu-kupu yang sedang hinggap di sebuah bunga mawar. Mereka tampak asik menghisap sari bunga. Yang akhirnya membuat Si Korry berniat untuk bergabung dengan mereka.   Namun tak disangka, kehadiran si Lebah Korry diusir oleh sekelompok kupu-kupu tersebut. Salah satu dari mereka berkata, “Jangan dekati kami, kamu adalah seekor binatang berbahaya, kami tak ingin tersengat olehmu!.     Mendengar perkataan itu, Korry sedih lalu terbang menjauh. Dia mengira akan diterima kehadiran nya. Karena dia berpikir sekelompok kupu-kupu yang sangat indah cantik itu, pun memiliki sifat dan sikap sama baiknya dengan penampilan nya. Tapi ternyata tidak sesuai dengan perkiraan nya.   Tiba-tiba teriakan dari dua anak manusia yang berada di taman memekikan telinganya. “Hey, teman-teman, aku bisa nangkep kupu-kupu nih ke dalem toples kaca.”   Segerombolan anak-anak manusia senang gempira, namun tidak dengan seekor kupu-kupu yang tertangkap dan sekelompok kupu-kupu lainnya yang hanya bisa pasrah melihat kejadian itu.   Korry yang melihat kejadian, tidak ambil diam. Dia lalu menyerang dengan menyengatkan tangan anak manusia yang membawa toples kaca berisi seekor kupu-kupu. Sontak, anak manusia itu kesakitan hingga terlepaslah toples dari genggaman nya.   Seketika toples itu pecah, lalu berhasil kaburlah seekor kupu-kupu itu lalu berkumpul dengan kelompok nya.   Korry senang melihat kejadian itu. Ia lalu bergegas terbang menjauh. Namun tak disangka, sekelompok kupu-kupu tadi, menghampirinya. Kupu-kupu mengucapkan rasa terima kasih nya, mereka meminta maaf atas perlakuan tidak baik padanya. Dan sekelompok kupu-kupu itu mengajak Korry menjadi sahabat mereka.   Pesan moralnya : jangan pernah menjauh seseorang karena buruk rupa dan berbahaya hanya sekilas dari penampilan nya saja. Bisa jadi orang itu memiliki Budi pekerti yang baik.

Mendengar perkataan itu, Korry sedih lalu terbang menjauh. Dia mengira akan diterima kehadiran nya. Karena dia berpikir sekelompok kupu-kupu yang sangat indah cantik itu, pun memiliki sifat dan sikap sama baiknya dengan penampilan nya. Tapi ternyata tidak sesuai dengan perkiraan nya.

Tiba-tiba teriakan dari dua anak manusia yang berada di taman memekikan telinganya. “Hey, teman-teman, aku bisa nangkep kupu-kupu nih ke dalem toples kaca.”

Segerombolan anak-anak manusia senang gempira, namun tidak dengan seekor kupu-kupu yang tertangkap dan sekelompok kupu-kupu lainnya yang hanya bisa pasrah melihat kejadian itu.

Korry yang melihat kejadian, tidak ambil diam. Dia lalu menyerang dengan menyengatkan tangan anak manusia yang membawa toples kaca berisi seekor kupu-kupu. Sontak, anak manusia itu kesakitan hingga terlepaslah toples dari genggaman nya.

Seketika toples itu pecah, lalu berhasil kaburlah seekor kupu-kupu itu lalu berkumpul dengan kelompok nya.

Korry senang melihat kejadian itu. Ia lalu bergegas terbang menjauh. Namun tak disangka, sekelompok kupu-kupu tadi, menghampirinya. Kupu-kupu mengucapkan rasa terima kasih nya, mereka meminta maaf atas perlakuan tidak baik padanya. Dan sekelompok kupu-kupu itu mengajak Korry menjadi sahabat mereka.

Pesan moralnya : jangan pernah menjauh seseorang karena buruk rupa dan berbahaya hanya sekilas dari penampilan nya saja. Bisa jadi orang itu memiliki Budi pekerti yang baik.

0 Response to "[Cerpen] Lebah & Kupu-kupu (Dongeng Anak)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel