Cara Membuat Schedule Shooting Film

Sekarang saya mau bagi cara ngebuat schedule sheet (lembar jadwal) buat syuting. Segala apa yang akan saya ketik ini, berdasarkan pengalaman saya sewaktu bekerja di perfilman dulu. Kemungkinan bisa jadi berbeda dengan schedule sheet dari orang lain khususnya senior film. Saya bukan sok pintar, tapi saya mau ngebagi sedikit pengalaman dari saya, hitung-hitung buat amal. Jadi ampuni saya, andaikata saya melSayakan kesalahan dalam memberi informasi mengenai ini.

Oke langsung saja....

PERTAMA, tentukan dulu lokasi (tempat untuk syuting) yang di dalam naskah skenario.

Misalkan, kita punya naskah skenario yang scene-scene nya berjumlah 10 Scene. Contoh skenario (singkat)

Scene 1 Andi bangun tidur

Scene 2 Andi langsung mandi

Scene 3 Andi berpakaian

Scene 4 Andi makan bersama Bapak Ibu

Scene 5 Andi keluar rumah bersalaman dengan ibu lalu berangkat.

Scene 6 Andi berlari di jalan

Scene 7 Andi melewati gang jalan kemudian dikejar anjing.

Scene 8 Andi berlari lagi di jalan dan terlihat beberapa siswa lain berlari

Scene 9 Andi tiba di gerbang sekolah bersama murid lain dan lari masuk.

Scene 10 Andi dan siswa lainnya masuk kelas.

Lalu kita bedah ada berapa lokasinya dan dimana saja. 


Scene 1 dan 3 lokasinya di Kamar tidur rumah.

Scene 2 lokasinya di kamar mandi.

Scene 4 lokasinya di ruang makan.

Scene 5 lokasinya di depan rumah (teras)

Scene 6 lokasinya di jalanan.

Scene 7 lokasinya di gang sempit.

Scene 8 lokasinya di jalanan.

Scene 9 lokasinya di depan gerbang sekolah.

Scene 10 lokasinya di kelas sekolah. 


Kita coba kelompokkan lokasi-lokasinya. Seperti ini,
Scene 1,2,3,4,5 = Rumah.

Scene 6,7,8 = Jalanan.

Scene 9+10 = Sekolah.



KEDUA, Tentukan keterangan Exterior (Diluar) dan Interior (didalam).

Scene 1,2,3,4,10 = INT.

Scene 5,6,7,8,9 = EXT.



KETIGA, Tentukan keterangan waktu DAY (Pagi, siang) dan NIGHT (Malam)

Semua scene dalam contoh, pagi semua jadi DAY. Jadi kalo di skenario kamu ada scene malam, yasudah tulis NIGHT.



KEEMPAT, Tentukan siapa pemain / talent di setiap scene dan kelompokkan.

Andi = Scene 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10

Bapak = Scene 4

Ibu = Scene 4 + 5

Anjing (wkw) = Scene 7

Siswa-siswi = Scene 8,9,10



KELIMA, Tentukan berapa hari kita akan melakukan proses syuting.

Misalnya kita akan melakukan syuting selama 3 hari, maka kita kelompokkan scene dan pemain di lokasi yang sama.

Hari pertama, scene 1+2+3+4+5. Pemainnya Andi, Bapak, Ibu. Lokasi Rumah

Hari kedua, scene 6+7+8. Pemain Andi, Anjing, Siswa. Lokasi Jalanan.

Hari ketiga, scene 9+10. Pemain Andi, siswa, satpam, guru. Lokasi sekolah.



KEENAM, Mulai membuat kertas schedule sheet (mau ditulis tangan atau diketik, terserah).

Pertama-tama,

JUDUL SKENARIO

DAYS = Hari yang keberapa (dalam proses syuting)

HARI/TANGGAL = Nama hari, tanggal, bulan, tahun dalam proses syuting

LOKASI/SET

SUTRADARA

Cara Membuat Schedule Shooting Film



KETUJUH, Mulai membuat tabel kolom Schedule sheet yang terdiri dari :

NO, SCENE, EXT/INT, D/N, SET/LOKASI, PEMAIN, KET

Format tabelnya seperti gambar dibawah ini,

Cara Membuat Schedule Shooting Film


Kalo tabel diisi sesuai skenario di atas, akan seperti ini :

Cara Membuat Schedule Shooting Film


KEDELAPAN, Dibawah tabel kolom ditambahkan keterangan Call crew dan Call Talent. Maka tentukan jam berapa para pemain dan kru untuk datang ke lokasi.

Kalo kamu pengin Schedule Sheet, bisa kamu download disini ....

TAMBAHAN, sebenernya ini engga ditulis di shcedule sheet, tapi saya akan ngasih sedikit info aja (bagi yang belum tau). Kalo misalkan mau take shoot, maka lokasi yang sama harus diambil gambarnya dulu. Selesaikan dulu di satu tempat, baru lanjut ke tempat lain.

Maksudnya kalo kita gunain contoh skenario di atas. Di scene 1 lokasinya di kamar, scene 2 lokasinya kamar mandi, scene 3 lokasinya kamar lagi. Jadi pas mau take shoot, abisin dulu scene 1 dan scene 3 (lokasinya sama). Nah ini akan menguras logika dan nalar karena kita benar-benar akan take shoot suatu adegan yang memiliki continuity (berkesinambungan).

Di scene 1, Andi bangun tidur, otomatis pakainnya dan rambutnya acak-acakan. Kita take shoot dulu scene 1 sampai dia akan masuk ke dalam kamar mandi (scene 2), baru CUT!.

Langsung kita ambil scene 3, maka logikanya Andi harus pake handuk di lehernya, badan dan rambutnya basah. Take shoot sampai selesai.

Kemudian kita baru pindah ambil scene 2, dan logikanya ketika andi mandi dan selesai kemudian dia mau keluar pintu, Andi harus melingkarkan handuknya di lehernya.

Jadi biar ada kesinambungan antara satu adegan dengan adegan lainnya tanpa harus bolak-balik pindah lokasi yang sama. Dan ini tugas siapa? yaps tugas asisten sutradara atau lebih tepat tugas pentatat adegan atau script continuity atau script supervisor.

0 Response to "Cara Membuat Schedule Shooting Film"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel